Diduga Pecah Ban, Bus Al Hijrah Tabrak Dua Mobil Terparkir di Depan Perkantoran Bupati Tebo

MUARA TEBO – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Tebo–Bungo, tepat di depan gerbang Kompleks Perkantoran Bupati Tebo, Senin (6/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Sebuah bus antarkota Al Hijrah menabrak dua mobil yang sedang terparkir setelah diduga mengalami pecah ban.

Bus bernomor polisi BA 7019 WBU yang dikemudikan Boby diketahui sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Padang. Berdasarkan keterangan sopir, insiden bermula ketika ban depan sebelah kiri bus tiba-tiba pecah saat melintas di lokasi kejadian.

Bacaan Lainnya

Akibat pecah ban tersebut, bus kehilangan kendali dan bergerak ke sisi kiri jalan. Kendaraan kemudian menghantam trotoar sebelum akhirnya menabrak dua mobil yang sedang terparkir di depan kawasan Perkantoran Bupati Tebo.

Salah seorang pemilik kendaraan yang menjadi korban, Sri Erawati, warga Desa Pemayungan, Kecamatan Sumay, mengaku saat kejadian dirinya sedang sarapan sebelum mengurus pembayaran pajak kendaraan. Mobil miliknya dengan nomor polisi BH 1464 WH mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan bus.

“Ketika kejadian saya sedang sarapan dan hendak mengurus pembayaran pajak kendaraan. Tiba-tiba bus menabrak mobil saya yang sedang diparkir,” ujarnya.

Selain mobil milik Sri Erawati, satu kendaraan lain yang ikut menjadi korban diketahui merupakan milik Sipendri, anggota DPRD Kabupaten Tebo. Kedua mobil mengalami kerusakan pada bagian bodi akibat benturan keras dari bus.

Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Satuan Lalu Lintas Polres Tebo segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat agar tidak mengganggu pengguna jalan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, insiden ini sempat menjadi perhatian warga karena terjadi di ruas Jalan Lintas Tebo–Bungo yang merupakan jalur utama dengan arus kendaraan cukup padat.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Sementara itu, pengendara diimbau untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum melakukan perjalanan, termasuk memeriksa kondisi ban guna mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya. (Msn)

Pos terkait