Muara Bungo – Polres Bungo bersama Lapas Kelas II B Muara Bungo melaksanakan kegiatan razia blok hunian warga binaan pada Selasa (26/05/2026) sekitar pukul 13.30 WIB di Lapas Kelas II B Muara Bungo.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas II B Muara Bungo, Muhammad Kameily, dan melibatkan personel Polres Bungo serta pegawai lapas sebagai bentuk sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut KBO Sat Narkoba Polres Bungo Iptu Feri Irawan, personel Polres Bungo, serta jajaran pegawai Lapas Kelas II B Muara Bungo.
Razia dilaksanakan guna menegakkan peraturan dan tata tertib di dalam lapas, khususnya terkait larangan kepemilikan alat komunikasi berupa handphone oleh warga binaan yang berpotensi disalahgunakan untuk kegiatan ilegal.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mencegah dan memutus jaringan komunikasi ilegal dari dalam lapas ke luar yang kerap digunakan untuk tindak penipuan, pengendalian narkoba, maupun tindak kriminal lainnya.
Kepala Lapas Kelas II B Muara Bungo, Muhammad Kameily, mengatakan bahwa kegiatan razia rutin tersebut merupakan langkah konkret dalam menciptakan situasi lapas yang aman, tertib, dan kondusif guna mendukung proses pembinaan warga binaan.
“Melalui kegiatan ini, kami berkomitmen mewujudkan Lapas yang bersih dari handphone, pungli, dan narkoba atau Zero Halinar sesuai arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan,” ujarnya.
Dalam razia tersebut, petugas berhasil menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam kamar hunian warga binaan, di antaranya obat-obatan, korek api, pisau cukur, pisau silet, kartu remi, kabel, dan tali.
Seluruh barang hasil razia kemudian diamankan petugas untuk dilakukan pendataan dan proses pemusnahan sesuai prosedur yang berlaku.
Selain razia kamar hunian, petugas juga melaksanakan tes urine terhadap 10 narapidana yang dipilih secara acak guna mendeteksi adanya indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di dalam lapas.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh narapidana yang menjalani tes urine dinyatakan negatif narkoba.
Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif serta diharapkan dapat memberikan efek jera kepada warga binaan agar tidak menyimpan barang-barang terlarang di dalam lapas. (Msn)





