MUARA TEBO – Kenaikan debit air Sungai Ketalo menyebabkan banjir di Desa Kunangan, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, pada Sabtu (18/4/2026).
Kapolsek Tebo Ilir, AKP Adha Fristanto, S.H., M.H., turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi sekaligus memastikan situasi tetap aman.
Berdasarkan data di lapangan, sekitar 130 rumah warga terdampak banjir yang tersebar dari RT 01 hingga RT 06. Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 20 sentimeter atau setinggi betis orang dewasa.
Menurut keterangan warga, air mulai masuk ke permukiman sejak pukul 02.00 WIB. Banjir tersebut diduga merupakan kiriman dari wilayah Lubuk Mandarsah akibat luapan Sungai Batang Ketalo yang melintasi Desa Kunangan.
Selain merendam rumah warga, luapan sungai juga mengganggu sejumlah fasilitas umum. Akses jalan menuju desa dan jalan di dalam desa mengalami gangguan akibat genangan air. Tak hanya itu, fasilitas pendidikan, tempat ibadah, serta pekarangan rumah warga turut terdampak.
Kapolsek Tebo Ilir AKP Adha Fristanto mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan. Warga diminta segera mengevakuasi diri ke tempat yang lebih tinggi jika kondisi air terus meningkat.
“Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama. Jangan memaksakan diri menyelamatkan barang jika kondisi membahayakan,” tegasnya.
Selain itu, warga juga diminta untuk mewaspadai potensi bahaya listrik dengan segera mematikan aliran listrik di rumah guna menghindari risiko korsleting. Masyarakat juga diingatkan agar tidak menyentuh peralatan elektronik yang terendam air.
Kapolsek juga mengingatkan agar warga menghindari area berbahaya seperti jalan yang tergenang dalam, berarus deras, atau yang berpotensi rusak. Selain itu, warga diminta berhati-hati terhadap lubang got dan selokan yang tertutup air.
Dalam situasi ini, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kerukunan dan saling membantu, terutama kepada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan orang sakit. Warga juga diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Personel Polri akan terus melakukan patroli dan pengamanan. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” tutup Kapolsek.
Hingga saat ini, kondisi banjir masih dalam pemantauan aparat setempat.





