MUARA TEBO– Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, korban tenggelam bernama Abdullah Hafiz (19), warga Desa Muara Ketalo, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, akhirnya ditemukan pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 12.45 WIB.
Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB di pelabuhan Desa Muara Ketalo saat menunggu ketek, yang merupakan transportasi penyeberangan sungai.
Proses pencarian melibatkan unsur Forkopincam Tebo Ilir yang terdiri dari Camat Tebo Ilir, Kapolsek Tebo Ilir beserta anggota, serta Danramil 0416-03 Sungai Bengkal bersama personel. Selain itu, tim Basarnas, BPBD Kabupaten Tebo, perangkat desa, dan masyarakat setempat juga turut membantu pencarian, baik secara tradisional maupun menggunakan peralatan SAR.
Kapolsek Tebo Ilir, AKP Adha Fristanto, saat dikonfirmasi membenarkan penemuan korban. Ia menjelaskan bahwa jasad Abdullah Hafiz ditemukan sekitar 600 meter dari lokasi awal kejadian.
“Korban ditemukan dalam kondisi mengapung di dekat anak Sungai Landai, yang merupakan anak sungai menuju Sungai Batanghari,” ujarnya.
Setelah korban ditemukan, pihak Forkopincam bersama perangkat desa segera memberitahukan kepada keluarga dan masyarakat Desa Muara Ketalo. Pihak keluarga kemudian menerima jenazah korban untuk segera dimakamkan.
Keluarga korban menyatakan bahwa peristiwa tersebut merupakan musibah yang tidak dapat dihindari. Mereka juga menolak dilakukan visum et repertum maupun autopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi.
Kapolsek Tebo Ilir turut mengimbau masyarakat, khususnya pengguna transportasi sungai, agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar Sungai Batanghari, terutama ketika debit air sedang tinggi.
“Masyarakat diharapkan menghindari aktivitas di area berbahaya atau tanpa pengawasan. Jika hendak menyeberang, berenang, atau melakukan aktivitas MCK, sebaiknya tidak sendiri dan memilih lokasi yang aman,” imbau Kapolsek.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di perairan, terutama di daerah aliran sungai yang memiliki arus cukup deras seperti Sungai Batanghari. (Msn)





