MUARA TEBO – Kapolsek Tebo Ilir, Adha Fristanto, memanfaatkan lahan kosong di lingkungan Markas Komando Polsek Tebo Ilir sebagai kawasan produktif untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Lahan seluas sekitar seperempat hektar tersebut ditanami berbagai jenis sayuran, buah-buahan, tanaman obat, serta tanaman pangan lainnya.
Pemanfaatan pekarangan Polsek itu dikelola bersama oleh personel kepolisian dan Bhayangkari sebagai bentuk dukungan nyata Polri terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Selain menghasilkan bahan pangan, program tersebut juga bertujuan menciptakan lingkungan kantor yang lebih asri, bersih, dan nyaman.
Kapolsek Tebo Ilir AKP Adha Fristanto mengatakan, pemanfaatan lahan pekarangan tersebut diharapkan mampu menyediakan bahan pangan segar, sehat, dan aman untuk kebutuhan konsumsi harian anggota, dapur satuan, hingga kegiatan operasional di lingkungan Polsek.
“Program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan pemenuhan gizi seimbang bagi anggota. Selain itu juga dapat membantu mengurangi biaya operasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan bercocok tanam tersebut juga menjadi sarana pemberdayaan anggota agar memiliki jiwa mandiri, hemat, dan produktif. Menurutnya, Polsek Tebo Ilir ingin menjadi contoh bagi masyarakat sekitar agar turut memanfaatkan lahan pekarangan rumah secara optimal.
Tidak hanya itu, keberadaan kebun pangan di lingkungan kantor juga dinilai mampu mengubah lahan kosong menjadi area hijau yang indah dan sejuk. Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, suasana kerja anggota pun menjadi lebih nyaman dan sehat.
AKP Adha Fristanto menyebutkan, program tersebut sekaligus menjadi wujud sinergitas dan kebersamaan antara anggota Polsek, Bhayangkari, serta instansi terkait seperti Dinas Pertanian. Kerja sama itu diharapkan semakin mempererat hubungan Polri dengan masyarakat melalui contoh positif yang dapat dirasakan langsung manfaatnya.
“Ini juga merupakan bentuk pelaksanaan arahan pimpinan Polri dan kebijakan pemerintah terkait ketahanan pangan, pengendalian inflasi, serta pemanfaatan lahan secara berkelanjutan,” tutupnya. (Msn)





