Warga Tanjung Belit Dihebohkan Temuan Mobil Pick Up Bermuatan Sawit Diduga Hasil Curian

MUARA BUNGO  – Warga Dusun Tanjung Belit, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, digegerkan dengan penemuan satu unit kendaraan roda empat jenis pick up Grand dengan nomor polisi BH 8648 WN yang terparkir mencurigakan di tepi jalan kabupaten Kampung Tebat, Jumat (16/5/2025) pagi.

Kendaraan tersebut ditemukan dalam kondisi ban pecah dan ditinggalkan oleh sopirnya. Yang mengejutkan, di bagian belakang mobil ditemukan muatan buah kelapa sawit seberat kurang lebih 500 kilogram yang diduga kuat merupakan hasil curian.

Sekretaris Dusun (Sekdus) Tanjung Belit, H. Nuril Huda, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, warga menemukan kendaraan tersebut sekitar pukul 06.00 WIB dalam kondisi mencurigakan. Setelah ditelusuri, mobil tersebut diketahui telah diburu oleh pihak keamanan dari PT. Jamika Raya, yang mencurigai buah sawit yang dibawa berasal dari hasil pencurian.

Bacaan Lainnya

“Betul, warga kami pagi ini menemukan satu unit kendaraan pick up bermuatan buah sawit yang diduga hasil curian. Mobil itu sebelumnya diburu oleh pihak keamanan perusahaan PT. Jamika Raya. Karena ban mobil pecah, sopirnya tidak bisa melanjutkan perjalanan dan akhirnya kabur meninggalkan mobil,” ujar H. Nuril Huda.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak dusun langsung melaporkan kepada aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Jujuhan. Tak lama berselang, petugas Polsek tiba di lokasi kejadian dan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Mobil pick up beserta muatan sawit kemudian diamankan ke Mapolsek Jujuhan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Saat ini, identitas dan keberadaan sopir serta satu penumpang yang disebut turut berada di mobil tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar, guna mencegah terjadinya tindak kejahatan serupa.

Kasus ini menambah daftar panjang pencurian buah sawit di wilayah Jujuhan, yang selama ini kerap menjadi perhatian pihak kepolisian dan perusahaan perkebunan di sekitar. Polisi masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan pelaku di balik aksi dugaan pencurian ini. (Msn)

Pos terkait