Tinta update.com , MUARA BUNGO – Dua siswi SMP 3 Negeri Muara Bungo Ramai dimedsos mengalami kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Muara Bungo, pada Selasa (4/11/2025) pagi. Keduanya diketahui berinisial KY (15) dan VK (15), mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Simpang Somel, Kabupaten Bungo.
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, kedua pelajar tersebut berboncengan menggunakan satu sepeda motor dan masih mengenakan seragam sekolah. Diduga, keduanya tengah bolos sekolah saat kejadian berlangsung. Akibat insiden itu, kedua korban mengalami luka cukup serius, bahkan salah satu di antaranya sempat tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.
Seorang warga yang berada di sekitar lokasi mengatakan, dirinya menemukan kedua korban sudah tergeletak di jalan usai kecelakaan. “Satu orang kayaknya parah, gak sadar, satu lagi luka-luka tapi masih bisa sadar,” ungkap warga yang ikut membantu mengevakuasi korban.
Warga kemudian bersama-sama membawa kedua pelajar tersebut ke RS Ceria untuk mendapatkan pertolongan medis. “Infonya, itu anak-anak SMP Negeri 3 Muara Bungo, Mohon diinfokan bagi yang kenal ,” tambah warga tersebut.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Muara Bungo Narto mengatakan saat dikonfirmasi membenarkan bahwa kedua korban merupakan siswanya. Ia menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi pada saat sekitar jam 10.00 Pagi dikarenakan siswi bolos pergantian jam pelajaran pertama.
“Benar, mereka adalah siswa kami. Kemungkinan mereka keluar saat pergantian jam sekolah dan diduga bolos. Kami juga belum tahu kenapa mereka sampai pergi sejauh itu sampai kesimpang somel ,” ujar Kepala Sekolah saat ditemui di ruangan kerjanya.
Menurutnya, dari informasi yang diterima pihak sekolah, kedua siswa tersebut diam diam keluar dan meminjam sepeda motor milik teman mereka untuk keluar dari lingkungan sekolah. “Mereka pergi berdua saat pergantian jam pelajaran, meminjam motor temannya. Ini tentu menjadi perhatian serius bagi kami,” tambahnya.
Pihak sekolah menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut dan akan melakukan pembinaan serta evaluasi internal agar peristiwa serupa tidak terulang di kemudian hari. Kepala sekolah juga mengimbau para siswa untuk lebih disiplin dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Hingga kini, kondisi kedua pelajar tersebut masih dalam penanganan tim medis di IGD RSUD Hanafie Muara Bungo. (Msn)





