MUARA TEBO –Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dilaporkan tenggelam saat mandi di Sungai Batanghari, tepatnya di Desa Teluk Pandak, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, pada Kamis malam (24/07/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.
Korban yang diketahui bernama Muhammad Fatih dilaporkan tenggelam usai mandi bersama tiga rekannya di sungai pada pukul 16.30 WIB. Kejadian ini sontak membuat geger warga sekitar yang langsung berusaha melakukan pencarian awal secara manual, namun korban belum juga ditemukan hingga malam hari.
Merespons laporan tersebut, Tim POS SAR Bungo segera mengerahkan satu regu penyelamat yang terdiri dari 7 orang rescuer. Tim juga membawa sejumlah perlengkapan seperti rescue car, perahu karet, peralatan SAR air, alat komunikasi dan navigasi, drone, serta peralatan pendukung lainnya untuk mempercepat proses pencarian.
Pagi ini, Jumat (25/07/2025), sekitar pukul 07.00 WIB, tim SAR gabungan tiba di lokasi kejadian dan langsung melanjutkan pencarian korban. Tim terdiri dari personel POS SAR Bungo, BPBD Kabupaten Tebo sebanyak 4 orang, 2 anggota Babinsa, serta dibantu oleh masyarakat setempat.
Proses pencarian dilakukan dengan metode penyisiran menggunakan rubber boat menyusuri arah hilir sungai sejauh 3 kilometer dari lokasi kejadian. Meskipun cuaca pagi ini terpantau berawan, tim tetap fokus dan berupaya maksimal dalam pencarian.
“Kami berusaha secepat mungkin untuk menemukan korban, baik dalam kondisi selamat maupun tidak. Jika ditemukan dalam keadaan selamat, korban akan segera dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan. Namun apabila ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, korban akan langsung dievakuasi ke rumah duka,” ujar salah satu petugas SAR di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, Muhammad Fatih masih dalam pencarian dan tim SAR gabungan terus bekerja keras menyusuri aliran sungai dengan harapan korban segera ditemukan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak saat bermain atau mandi di sekitar sungai, terlebih di wilayah dengan arus air yang cukup deras dan dalam seperti Sungai Batanghari. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada demi menghindari kejadian serupa dimasa mendatang. (Msn)





