MUARA BUNGO-sebanyak 16 dari 17 Madrasah Diniyah (Madin) se-Kecamatan Jujuhan berkumpul dalam acara pembukaan Pekan Olahraga dan Seni antar Diniyah (Porsadin) yang diselenggarakan di Lapangan Bola Kaki Dusun Jumbak. Kegiatan ini merupakan acara tahunan yang diadakan di bawah naungan Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Jujuhan. Pada Minggu, 26 Januari 2025,
Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jujuhan, H. Mahyudin, bersama stafnya, Babinkamtibmas, Babinsa, serta seluruh kepala desa (rio) se-Kecamatan Jujuhan. Selain itu, hadir pula kepala madrasah dan tenaga pengajar dari berbagai Madin yang ada di kecamatan tersebut.
Guntur Siregar, Ketua FKDT Kecamatan Jujuhan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Porsadin merupakan ajang tahunan yang bertujuan untuk mengembangkan bakat anak-anak didik di bidang olahraga dan seni. “Dengan adanya Porsadin ini, kami bisa mencari bibit-bibit kafilah yang berpotensi dari kalangan anak-anak kita. Tahun ini, 16 Madin ikut serta dari total 17 Madin di Kecamatan Jujuhan. Sayang jika satu Madin tidak ikut, karena anak-anak sudah berlatih dan mengembangkan bakat mereka,” ujar Guntur Siregar.
Selain lomba olahraga, Porsadin juga menampilkan berbagai cabang seni yang melibatkan anak-anak Madin. Salah satu cabang yang telah dilaksanakan sebelumnya adalah pertandingan sepak bola, yang menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta.
Paisul Handra, Kepala Desa (Rio) Dusun Jumbak, yang juga bertindak sebagai tuan rumah, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan untuk menyelenggarakan acara Porsadin tahun ini. “Kami sangat bersyukur Dusun Jumbak menjadi tuan rumah Porsadin Kecamatan Jujuhan. Acara ini akan digelar selama dua hari, dari tanggal 16 hingga 27 Januari 2025. Semoga acara ini berjalan dengan lancar dan sukses,” ujarnya.
Porsadin diharapkan dapat menjadi wadah yang positif bagi perkembangan kreativitas dan potensi anak-anak Madin, serta mempererat tali silaturahmi antar lembaga pendidikan di Kecamatan Jujuhan. Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan dunia pendidikan agama di wilayah tersebut. (Msn)





