MUARA BUNGO – Pemerintahan Dusun Jumbak, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, menjadi salah satu pelopor di tingkat desa dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin kedua yang berfokus pada kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, dan pengembangan ekonomi kreatif. Langkah ini diwujudkan melalui pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis masyarakat.
Dalam Peraturan Desa Nomor 5 Tahun 2024 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) Tahun 2025, Dusun Jumbak mengalokasikan dana khusus untuk program ketahanan pangan. Program ini melibatkan berbagai kegiatan produktif seperti pemanfaatan lahan kosong untuk penanaman sayuran, serta pengembangbiakan hewan ternak kambing.
Paisul Handra, Rio Jumbak, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memastikan masyarakat tidak mengalami kekurangan bahan pangan dan mampu memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri. “Kami telah menjalankan berbagai kegiatan, seperti menanam sayuran dan mengembangbiakkan ternak kambing, sebagai upaya mendukung swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo. Program ini juga mendapat dukungan penuh dari Bhabinkamtibmas Polsek Jujuhan dan Babinsa,” ujar Paisul.
Paisul juga menambahkan bahwa keterlibatan aparat seperti Bhabinkamtibmas dan Babinsa sangat penting dalam memberikan pendampingan dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya ketahanan pangan. “Dukungan dari pihak keamanan ini memperkuat semangat warga untuk terlibat aktif dalam program,” tuturnya.
Program ketahanan pangan Dusun Jumbak ini sejalan dengan semangat pemerintahan pusat untuk mendorong kemandirian bangsa. Selain meningkatkan produksi pangan lokal, program ini juga bertujuan untuk menciptakan ketahanan ekonomi di tingkat desa, sekaligus menjamin kecukupan gizi masyarakat sesuai anjuran pemerintah.
Warga Dusun Jumbak pun menyambut baik langkah ini. Mereka merasa terbantu dengan adanya pelatihan dan pendampingan yang diberikan, sehingga mereka lebih termotivasi untuk memanfaatkan lahan tidur dan meningkatkan produktivitas peternakan.
Langkah konkret yang diambil oleh Dusun Jumbak ini menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah desa dapat berkontribusi dalam mendukung kebijakan nasional. Semoga upaya ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi desa-desa lain di Indonesia untuk mencapai swasembada pangan demi kemandirian bangsa. (Msn)





