MUARA BUNGO, Tinta update.com – Suasana penuh kreativitas dan kemeriahan mewarnai pelaksanaan Smansa Festivora Creative and Collaboration 2026 yang digelar oleh SMA Negeri 1 Bungo (Smansa Bungo), Kamis (29/1/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-58 SMAN 1 Bungo.

Acara tersebut dihadiri Bupati Bungo H. Dedy Putra yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Yos Army. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo, kepala sekolah, para guru, alumni, serta tamu undangan lainnya. Hadir pula Kasdim selaku Ketua Komite Sekolah, para sesepuh yang merupakan mantan kepala sekolah dan guru SMAN 1 Bungo, serta siswa-siswi Smansa Bungo.
Smansa Festivora 2026 dimeriahkan dengan berbagai penampilan kreatif dari siswa-siswi SMAN 1 Bungo. Beragam organisasi sekolah seperti PMR, Pramuka, OSIS, dan Media Sekolah turut ambil bagian dalam menampilkan kreativitasnya. Selain itu, Bujang Gadis Bungo Tahun 2025 yang merupakan siswa-siswi Smansa Bungo juga turut memeriahkan acara.
Berbagai hiburan ditampilkan, mulai dari tari dan dance, musikalisasi puisi, hingga penampilan band lokal yang menambah semarak suasana kegiatan. Acara ini menjadi ajang kolaborasi dan ekspresi seni bagi para pelajar.
Kepala SMAN 1 Bungo, Lugimin, S.Pd., mengatakan bahwa Smansa Festivora merupakan festival budaya yang bertujuan menumbuhkan kreativitas dan kolaborasi siswa dalam rangka Dies Natalis sekolah.
“Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas serta berkolaborasi secara positif. Harapannya, dapat menanamkan karakter budaya, disiplin, dan akhlak mulia kepada seluruh siswa agar mereka semakin kreatif dan mampu meraih cita-citanya,” ujar Lugimin.
Selain pertunjukan seni, Smansa Festivora 2026 juga menampilkan festival budaya berupa stand aneka makanan khas daerah. Terdapat berbagai produk kuliner seperti aneka kopi, dodol, dan makanan tradisional lainnya dari 11 kabupaten/kota, di antaranya Kabupaten Bungo, Tebo, Batanghari, Kerinci, hingga Kota Jambi. Setiap daerah menampilkan ciri khas kuliner secara kreatif, sehingga menambah nilai edukasi dan budaya dalam kegiatan tersebut. (Msn)





