akses Antar Dusun di Talang Pamesun Terancam Putus, Jembatan Anak Sungai Jebol

MUARA BUNGO –Akses transportasi antar dusun di wilayah Dusun Talang Pamesun menuju Dusun Rantau Panjang dan sejumlah dusun lainnya terancam putus total. Kondisi ini disebabkan jebolnya lantai jembatan anak Sungai Pamesun yang berada di Dusun Talang Pamesun, Kabupaten Bungo, yang berbatasan langsung dengan wilayah Dharmasraya.

Jembatan tersebut merupakan salah satu urat nadi utama akses transportasi masyarakat antar dusun. Namun, akibat usia jembatan yang sudah tua dan diduga tidak lagi mampu menahan beban kendaraan, lantai jembatan mengalami kerusakan cukup parah. Saat ini, bagian lantai jembatan dilaporkan jebol dengan diameter sekitar satu meter.

Kondisi tersebut membuat para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, harus ekstra waspada saat melintas. Warga khawatir kerusakan akan semakin melebar dan berpotensi menyebabkan jembatan ambruk secara keseluruhan jika tidak segera diperbaiki.

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan Rio Dusun Talang Pamesun, Muhammad Sukarta, kerusakan jembatan ini bukanlah kejadian baru. Ia menyebutkan bahwa jebolnya lantai jembatan anak Sungai Pamesun sudah terjadi cukup lama dan hingga kini belum mendapat penanganan serius dari pemerintah daerah.

“Betul adanya lantai jembatan anak Sungai Pamesun jebol seluas kurang lebih satu meter. Dulu, jalan ini menjadi jalur alternatif ketika Jalan Lintas Sumatera putus total. Mungkin karena tidak kuat menahan beban atau faktor usia, jembatan ini kini mengalami kerusakan,” ujar Muhammad Sukarta.

Ia menambahkan, kerusakan jembatan tersebut sudah beberapa kali diusulkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bungo, namun hingga saat ini belum juga terealisasi perbaikannya.

“Harapan kami kepada pemerintah daerah agar lantai jembatan yang jebol ini segera diperbaiki sebelum akses transportasi warga benar-benar putus total. Sekarang masyarakat sangat waspada karena dikhawatirkan jebolannya akan bertambah besar,” tuturnya.

Warga setempat berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait mengingat jembatan tersebut sangat vital bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas sehari-hari masyarakat antar dusun. Jika tidak segera ditangani, terputusnya akses dikhawatirkan akan mengisolasi sejumlah wilayah. (Msn)

Pos terkait