Panen Raya Jagung Hibrida, Polsek Pelepat Dukung Swasembada Pangan 2025

MUARA BUNGO– Polsek Pelepat bersama jajaran Polres Bungo melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Hibrida pada Senin (08/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kegiatan panen yang menghasilkan kurang lebih 2 ton jagung hibrida dari lahan seluas 1 hektare ini berlangsung di Dusun Gapura Suci, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo.

 

Bacaan Lainnya

Panen raya ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan tahun 2025, sekaligus bentuk implementasi upaya kepolisian dalam membantu ketahanan pangan di wilayah setempat.

 

Acara tersebut dihadiri berbagai pejabat kepolisian, antara lain Kapolsek Pelepat IPTU Charlos Sihombing, Kapolsek Kota Muara Bungo AKP Adha Fristanto, SH., MH., Kapolsek Pelepat Ilir AKP Dr. Winarno, SH., MH., Kapolsek Jujuhan AKP Budi Santoso, Kapolsek Tanah Tumbuh AKP Iqbal Harahap, Kapolsek Pelayang IPTU R.F. Ritonga, SH., Kapolsek Bathin II Babeko IPTU Deki Junel Putra, S.H., M.M., Kapolsek Muko-muko Bathin VII IPTU M. Teguh Heriyanto, S.H., serta Kapolsek Limbur Lubuk Mengkuang IPDA Hamzah.

 

Turut hadir pula Rio Dusun Gapura Suci beserta perangkat, Ketua Kelompok Tani Tesfram, dan jajaran anggota Polsek Pelepat seperti Kanit Reskrim IPDA Endi Rodi Putra, SH, Kanit Binmas AIPDA Harmoko, Kanit Intelkam AIPDA M.S. Siregar, Kanit Provost BRIPKA Doni, Bhabinkamtibmas Dusun Gapura Suci BRIPTU Parulian Santoso, Bhabinkamtibmas Dusun Mulya Bhakti BRIPKA Suyitno, serta para petani kelompok tani Tesfram.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Pelepat IPTU Charlos Sihombing menyampaikan sosialisasi sekaligus mengajak masyarakat untuk terus mendukung program pemerintah, khususnya terkait ketahanan pangan di desa masing-masing.

 

“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap terjalin hubungan kerja sama yang baik dan humanis antara Polri dan masyarakat. Ini juga merupakan dukungan kami terhadap Program Astacita Presiden tentang Ketahanan Pangan,” ujarnya.

 

Jagung hibrida ini mulai ditanam pada Agustus 2025, dan kini mencapai hasil panen sekitar 2 ton dari lahan satu hektare. Keberhasilan panen tersebut diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk terus mengembangkan pertanian lokal sebagai penopang ketahanan pangan daerah.

 

Kegiatan panen raya ditutup dengan harapan agar kolaborasi antara Polri, pemerintah desa, dan kelompok tani dapat terus berlanjut untuk mendukung kesejahteraan masyarakat serta memperkuat swasembada pangan di Kabupaten Bungo. (Msn)

Pos terkait