27 CJH Kabupaten Bungo Tunda Keberangkatan ke Tanah Suci Tahun 2025, Ini Alasannya

MUARA BUNGO– Keberangkatan 209 calon jemaah haji Kabupaten Bungo Kloter 19 Reguler ke Tanah Suci pada tahun 2025 mengalami penundaan bagi 27 orang Calon jemaah haji . Penundaan ini diumumkan oleh Kasi Haji Kemenag Bungo, H. Syamsuri, pada Senin, 19 Mei 2025.

 

Syamsuri menjelaskan, penyebab utama penundaan adalah karena beberapa jemaah mengalami sakit permanen, istri yang sedang hamil, serta pasangan suami istri yang mendapatkan porsi keberangkatan berbeda. “Ada jemaah yang harus menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan, dan ada juga yang terpisah dari pasangannya,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

 

Selain penundaan, terdapat pula pelimpahan porsi keberangkatan kepada anak-anak dari jemaah yang meninggal dunia atau sakit permanen seperti stroke. “Hanya dua alasan pelimpahan, yakni meninggal dunia dan sakit permanen seperti stroke. Dalam kasus ini, porsi jemaah dialihkan kepada anak mereka,” tambah Syamsuri.

 

Meskipun mengalami beberapa penyesuaian, keberangkatan tetap berjalan dengan semangat tinggi dari para jemaah. Salah satu calon jemaah termuda yang akan berangkat tahun ini adalah Junita Lestari, seorang wanita berusia 19 tahun asal Bungo. Sementara itu, jemaah tertua adalah Darma Zainal Abidin Sukiman, pria berusia 85 tahun yang juga berasal dari Bungo.

 

Syamsuri juga menghimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan agar dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan baik. “Kami mohon kepada seluruh jemaah agar menjaga kesehatan sehingga kegiatan ibadah haji berjalan lancar dan menjadi haji mabrur,” ujarnya.

 

Dengan adanya penyesuaian keberangkatan ini, diharapkan seluruh jemaah haji Kabupaten Bungo dapat menjalani ibadah dengan tenang dan memperoleh pengalaman spiritual yang mendalam di Tanah Suci. Pemerintah daerah dan Kemenag Bungo terus memberikan pendampingan dan bimbingan agar para jemaah siap secara fisik maupun mental dalam menjalani ibadah haji. (Msn)

Pos terkait