Peran Pendim dalam TMMD ke-123: Mengenalkan Fotografi kepada Anak Desa

MUARA TEBO- Bagi sebagian orang, istilah *Pendim* mungkin masih terdengar asing. *Pendim*, singkatan dari Penerangan Kodim, memiliki peran krusial dalam mengomunikasikan berbagai kegiatan dan pencapaian Komando Distrik Militer (Kodim) kepada masyarakat luas.

 

Pada pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 yang digelar oleh Kodim 0416/Bungo Tebo, tim *Pendim* memiliki tugas besar dalam mendokumentasikan seluruh kegiatan. Baik pembangunan infrastruktur seperti jalan dan fasilitas umum, maupun kegiatan nonfisik seperti penyuluhan serta interaksi sosial dengan warga setempat.

Bacaan Lainnya

 

Namun, di sela-sela kesibukan mendokumentasikan kegiatan TMMD di Desa Teluk Kuali dan Desa Malako Intan, salah satu anggota Tim *Pendim* 0416/Bute, Pelda Rudi, melakukan hal unik. Ia mengenalkan sekaligus mengajarkan penggunaan kamera digital kepada anak-anak desa.

 

Kamera yang setia menemaninya selama TMMD ke-123 menjadi alat pembelajaran menarik bagi anak-anak. Dengan penuh semangat, mereka mencoba mengambil gambar, memahami teknik dasar fotografi, serta belajar pentingnya dokumentasi.

 

_”Saya ingin mereka tahu bahwa dengan kamera, kita bisa mendokumentasikan berbagai momen penting. Siapa tahu, ada di antara mereka yang nanti bercita-cita menjadi fotografer atau jurnalis,”_ ujar Pelda Rudi, Jumat (07/03/2025).

 

Respon anak-anak pun sangat positif. Mereka antusias mencoba kamera, mengambil gambar, dan bertanya berbagai hal terkait dunia fotografi. Interaksi ini tidak hanya menambah wawasan mereka, tetapi juga semakin mempererat hubungan antara Satgas TMMD dan masyarakat setempat.

 

Kegiatan ini membuktikan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan manfaat dalam bidang pendidikan dan pengembangan keterampilan bagi generasi muda desa. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan muncul minat dan bakat baru di bidang fotografi serta jurnalistik di kalangan anak-anak desa.

 

TMMD ke-123 di Desa Teluk Kuali dan Desa Malako Intan menjadi bukti nyata bahwa program ini bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga turut berkontribusi dalam membangun masa depan anak-anak desa melalui edukasi dan interaksi yang inspiratif. (Msn)

Pos terkait