MUARA TEBO– Program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Kodim 0416/Bute tidak hanya bertujuan untuk menjadikan rumah warga lebih layak huni, tetapi juga menciptakan lingkungan tempat tinggal yang sehat bagi penghuninya.
Dalam pelaksanaannya, Satgas TMMD turut melengkapi RTLH dengan fasilitas kamar mandi yang memenuhi standar kesehatan, yakni dapat digunakan untuk mandi, mencuci, dan buang hajat (MCK) dengan baik. Untuk itu, pembangunan septic tank menjadi salah satu prioritas utama dalam renovasi rumah warga.
Terlihat salah satu anggota Satgas TMMD, **Serda Badrus**, sedang menggali lubang untuk pembuatan septic tank di rumah **Hendri Yuli Rianto**, seorang warga Desa Malako Intan, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo.
> *”Pembuatan septic tank ini untuk memenuhi standar rumah sehat bagi penghuninya. Kita tidak ingin pengerjaan RTLH ini dilakukan asal-asalan. Selain berfungsi sebagai tempat berlindung dari hujan dan panas, rumah ini juga harus memenuhi standar kesehatan,”* ujar Serda Badrus, Rabu (26/02/2025).
Sementara itu, **Pasiter Lettu Inf Feri Erza Putra** menambahkan bahwa pembangunan septic tank dalam program rehab RTLH ini bukan hanya untuk memenuhi standar rumah layak huni, tetapi juga mendukung optimalisasi **program Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan)** yang tengah digencarkan oleh pemerintah.
> *”Karena itulah, pembangunan septic tank ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi Stop BABS bagi warga pelosok desa. Program ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas sanitasi masyarakat dan mencegah penyakit yang disebabkan oleh kebiasaan buang air besar sembarangan,”* jelasnya.
Menurut Pasiter, rumah **Hendri Yuli Rianto** merupakan salah satu yang mendapat bantuan rehab RTLH dalam program TMMD ke-123 Kodim 0416/Bute. Dengan adanya fasilitas MCK yang memadai, diharapkan rumah ini tidak hanya layak secara fisik, tetapi juga sehat dan nyaman bagi penghuninya.
Program TMMD ke-123 ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pelosok. Selain pembangunan rumah, kegiatan ini juga mencakup berbagai infrastruktur lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga desa. (Msn)





