Upacara Penutupan TMMD ke-123 Kodim 0416/Bute Berlangsung Megah di Tebo

MUARA BUNGO  – Upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Tahun Anggaran 2025 Kodim 0416/Bute berlangsung megah di Lapangan Bola Kaki Desa Teluk Kuali, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo. Acara ini dipimpin langsung oleh Danrem 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E., M.Sc, sebagai Inspektur Upacara. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat dari Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A.

 

Dalam amanatnya, Pangdam II/Sriwijaya menyampaikan bahwa program TMMD ke-123 ini dilaksanakan serentak di lima kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Bengkulu Tengah (Kodim 0407/Kota Bengkulu, Korem 041/Gamas), Kabupaten Tebo (Kodim 0416/Bute, Korem 042/Gapu), Kabupaten Lampung Utara (Kodim 0412/Lampung Utara, Korem 043/Gatam), Kabupaten Bangka Barat (Kodim 0431/Bangka Barat, Korem 045/Gaya), serta Kota Palembang (Kodim 0418/Palembang, Kodam II/Swj).

Bacaan Lainnya

 

TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan pemerintah daerah, Polri, instansi terkait, serta masyarakat setempat. Program ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, terutama di daerah yang masih tertinggal dan terisolir, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat pertahanan nasional. Hal ini selaras dengan tema TMMD ke-123, yaitu *”Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.”*

 

TMMD ke-123 yang berlangsung selama satu bulan, mulai 19 Februari hingga 20 Maret 2025, telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Berbagai proyek pembangunan, seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya, telah berhasil diselesaikan. Keberhasilan program ini semakin menunjukkan efektivitasnya dalam mempercepat pembangunan di wilayah Sumatera bagian Selatan.

 

Dalam pesannya kepada anggota Satgas TMMD dan masyarakat, Pangdam II/Sriwijaya menekankan tiga hal penting:

 

1. **Menjaga Semangat Kebersamaan** – Masyarakat dan aparat keamanan diharapkan terus memelihara kemanunggalan TNI-Polri-Rakyat serta tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin merusak persatuan bangsa.

2. Meningkatkan Semangat Gotong Royong – Budaya gotong royong harus terus ditingkatkan sebagai warisan asli bangsa Indonesia dalam membangun daerah.

3. Memelihara Hasil TMMD – Fasilitas yang telah dibangun melalui TMMD harus dijaga dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

 

Di akhir sambutannya, Pangdam II/Sriwijaya juga menyampaikan permohonan maaf jika selama pelaksanaan TMMD ada hal-hal yang kurang berkenan dari pihak Satgas.

 

Upacara penutupan TMMD ke-123 ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dapat menghasilkan pembangunan yang bermanfaat dan berkelanjutan. (Msn)

Pos terkait