MUARA BUNGO – Proses belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 80 Tukum 2 Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, saat ini masih berlangsung di mushola dan teras rumah dinas guru. Kondisi tersebut terjadi lantaran gedung sekolah yang telah selesai direnovasi berat pada akhir tahun 2025 belum dapat digunakan secara optimal.
Belajarnya para siswa di luar ruang kelas disebabkan belum rampungnya pemasangan rolling door sebagai pembatas ruang belajar. Selain itu, hingga kini belum dilakukan serah terima bangunan dari pihak pemborong kepada Dinas Pendidikan setempat, sehingga pihak sekolah belum menerima kunci gedung yang telah direnovasi.
Padahal, berdasarkan informasi yang diterima pihak sekolah, progres pengerjaan renovasi gedung SDN 80 Tukum 2 Sirih Sekapur telah dinyatakan selesai pada Desember 2025. Dengan demikian, pada tahun ajaran 2026 seharusnya bangunan baru tersebut sudah bisa dimanfaatkan untuk kegiatan belajar dan mengajar.
Kepala SDN 80 Tukum 2 Sirih Sekapur, Arahman, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Bungo yang telah mengalokasikan anggaran untuk renovasi berat gedung sekolah tersebut.
“Sebelumnya kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bungo yang telah mengalokasikan anggaran untuk renovasi berat gedung SDN 80 Tukum 2 Sirih Sekapur. Gedung sekolah yang sebelumnya sudah tidak layak, kini kondisinya sudah sangat bagus,” ujar Arahman.
Ia membenarkan bahwa saat ini para siswa masih harus belajar di mushola dan teras rumah dinas guru karena gedung yang baru direnovasi belum bisa digunakan. Menurutnya, pihak sekolah belum menerima penyerahan kunci dari dinas maupun pemborong karena masih terdapat pekerjaan yang belum diselesaikan.
“Kami pihak sekolah belum menerima penyerahan kunci dari pihak dinas atau pemborong. Kendalanya karena pemasangan rolling door sebagai pembatas ruang kelas belum terpasang. Kami hanya menerima apa yang dibangun,” jelasnya.
Arahman berharap pihak pemborong dapat segera menyelesaikan pemasangan rolling door tersebut agar para siswa dapat kembali belajar di ruang kelas yang layak dan nyaman.
“Kami sangat berharap pemasangan rolling door bisa segera diselesaikan, sehingga pelajar kami bisa menikmati proses belajar mengajar di ruang kelas seperti semula,” tuturnya.
Selain renovasi ruang kelas, SDN 80 Tukum 2 Sirih Sekapur juga mendapatkan tambahan pembangunan fasilitas pendukung berupa ruang perpustakaan dan toilet sekolah, yang diharapkan dapat menunjang peningkatan kualitas pendidikan di sekolah tersebut. (Msn)





