MUARA BUNGO– Rani, warga Dusun Manggis, Kabupaten Bungo, mengaku bahagia dan bersyukur usai menerima bantuan beras dari pemerintah dalam program Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahun 2025 yang disalurkan Perum Bulog Bungo Periode bulan Juni dan juli 2025 . Bantuan ini, menurutnya, sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.
“Ya sangat senang, karena memang saya tidak punya. Bantuan ini buat makan sehari-hari,” ujar Rani saat ditemui di Gudang Bulog Kampung Manggis, Senin (21/7/2025).
Rani merupakan satu dari 19.211 keluarga penerima bantuan pangan berupa beras CPP untuk periode Juni dan Juli 2025. Masing-masing keluarga mendapatkan total 20 kilogram beras. Penyaluran ini mencakup 17 kecamatan dan 153 dusun se-Kabupaten Bungo.
Bupati Bungo H. Dedy Putra hadir langsung menyerahkan bantuan secara simbolis di Gudang Bulog Bungo, didampingi oleh jajaran Perum Bulog Cabang Muara Bungo.
“Alhamdulillah, kita telah menyerahkan bantuan pangan agar keluarga rentan di Kabupaten Bungo benar-benar merasakan kehadiran negara dalam mewujudkan kesejahteraan yang adil,” ungkap Bupati.
Ia menekankan bahwa bantuan ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga bentuk nyata kepedulian kemanusiaan. Menurutnya, ketika masih ada masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, maka pemerintah wajib hadir.
“Sesuai arahan Presiden RI dan Kepala Badan Pangan Nasional, program CPP ini bagian dari upaya nasional menjaga ketahanan pangan, menstabilkan harga, dan memperkuat jaring pengaman sosial masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Bungo Dedy Putra menyebut bahwa kebersamaan dan kepercayaan masyarakat adalah kunci keberhasilan program pemerintah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam distribusi bantuan, termasuk Perum Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, camat, lurah, dan perangkat dusun.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bungo, Sofyan Ma’as menyebut total beras yang disalurkan dalam program CPP ini mencapai 384.220 kilogram untuk 19.211 keluarga penerima manfaat (PBP).
“Program ini diharapkan mampu mengurangi beban warga di tengah gejolak harga pangan, dan upaya penurunan kemiskinan,” ujar Sofyan.
Penyaluran bantuan pangan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah demi kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang berada di garis rentan ekonomi. (Msn)





