Polsek Muko Muko Bathin VII Gelar Panen Raya Jagung Serentak dan Launching Program Ketahanan Pangan Polri

MUARA BUNGO -Polsek Muko Muko Bathin VII menggelar kegiatan panen raya jagung serentak se-Indonesia kuartal II bersama Polres Bungo serta mengikuti groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri dan launching operasional 166 SPPG Polri, Sabtu (16/5/2026).

 

Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut berlangsung di Desa Suka Jaya, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, melalui Zoom Meeting sebagai bagian dari program nasional mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.

Bacaan Lainnya

 

Acara dihadiri langsung oleh Kapolres Bungo AKBP Zamri Elfino, S.I.K., Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn., Wakil Bupati Bungo Wahyu Tri Hidayat, Waka Polres Bungo Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom., M.H., serta sejumlah pejabat utama Polres Bungo dan unsur Forkopimcam.

 

Turut hadir Kabag SDM Polres Bungo Kompol Darmadi, S.Pd.I., Kabag Ren AKP David Putra Utama Lamgada Tampubolon, Kasat Reskrim AKP Ilham Tri Kurnia, S.Tr.K., S.I.K., Kasat Intelkam AKP Fajar Nugroho, Danramil Rantau Pandan Kapten Inf Syaiful Anwar, Kasat Binmas IPTU Ahmad Daldiri, Kapolsek Muko Muko Bathin VII IPTU M. Teguh Heriyanto, S.H., Camat Muko Muko Bathin VII Septian Arifin, S.STP., M.Tr.IP, para Kapolsek jajaran Polres Bungo, Rio Dusun Suka Jaya Umar, serta perangkat desa setempat.

 

Kapolsek Muko Muko Bathin VII IPTU M. Teguh Heriyanto mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sesuai arahan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

 

Menurutnya, Polri berkomitmen membangun ekosistem pertanian jagung yang menyeluruh, mulai dari penyiapan lahan, penyediaan bibit, perawatan tanaman hingga memastikan hasil panen terserap dengan baik.

 

“Polri juga menginisiasi berbagai inovasi untuk membantu petani, seperti vertical dryer, mobil pemipil, soil tester, pompa tenaga surya, atmospheric water generator, dan mobile rotary dryer agar proses pasca-panen menjadi lebih efisien,” ujar IPTU Teguh Heriyanto.

 

Selain mendukung sektor pertanian, Polri juga terus memperkuat pelayanan pemenuhan gizi masyarakat melalui operasional SPPG. Dalam pelaksanaannya, SPPG menggunakan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai energi operasional yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan.

 

Ia menjelaskan, seluruh SPPG Polri telah memenuhi standar kelayakan, mulai dari sertifikat penjamah makanan, laik higienis sanitasi, jaminan produk halal hingga uji laboratorium air guna memastikan prinsip keamanan pangan berjalan konsisten.

 

Tak hanya itu, Polri juga memfasilitasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bekerja sama dengan bank Himbara untuk membantu permodalan petani.

 

“Polri telah membangun gudang penyimpanan pangan dan saat ini terus melakukan groundbreaking 10 gudang baru serta mengoperasikan 166 SPPG guna menjaga stabilitas pangan dan pemenuhan gizi masyarakat,” tutupnya. (Msn)

Pos terkait