Tinta update.com ,Bungo – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bungo mengakibatkan bencana longsor di Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Peristiwa tersebut menimpa satu unit rumah warga hingga menyebabkan satu orang anak meninggal dunia dan satu orang anak masih dalam pencarian.
Informasi yang dihimpun, rumah milik Pahri tertimbun material longsor saat kedua anaknya sedang tidur di dalam rumah. Sementara sang ibu, Sur, diketahui sedang berada di kamar mandi dan ayah korban berada di teras rumah ketika longsor terjadi.
Akibat kejadian itu, dua anak pasangan tersebut menjadi korban jiwa. Kedua korban berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dari BPBD Kabupaten Bungo bersama personel Kodim 0416/Bute dan Polres Bungo.
Namun nahas, saat ditemukan satu korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSUD H. Hanafie Muara Bungo.
Salah seorang warga Dusun Empelu, Halimah, membenarkan peristiwa tragis tersebut. Ia mengatakan longsor terjadi secara tiba-tiba saat korban berada di dalam rumah.
“Korban satu laki-laki dan satu perempuan. Yang laki-laki masih kelas 4 SD, sedangkan yang perempuan belum sekolah,” ujarnya.
Selain menelan korban jiwa, peristiwa longsor tersebut juga menyebabkan Sur mengalami luka serius. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD H. Hanafie Muara Bungo akibat kondisi kritis yang dialaminya.
Sementara itu, BPBD dan Kesbangpol Kabupaten Bungo, Zainadi, mengatakan pada hari yang sama terdapat dua titik longsor di wilayah Kabupaten Bungo.
“Iya, hari ini ada dua titik kejadian longsor, yakni di jalan Pelayang menuju Kelimbur Lubuk Mengkuang dan sebuah rumah di Dusun Empelu,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama longsor dan banjir, mengingat curah hujan di wilayah Kabupaten Bungo masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Petugas gabungan hingga kini masih melakukan pemantauan di lokasi kejadian guna mengantisipasi kemungkinan longsor susulan. (Msn)





