Kapolsek Jujuhan Pantau Lomba Pacu Perahu, Apresiasi Adanya Peserta Perempuan ikut lomba pacu  di Tanjung Belit

MUARA BUNGO– Kapolsek Jujuhan AKP Budi Santoso bersama Bhabinkamtibmas turun langsung memantau kegiatan lomba pacu perahu yang digelar di objek wisata pemandian Sungai Batang Asam, Dusun Tanjung Belit, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Sabtu (28/3/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H tersebut dipadati ratusan pengunjung dari berbagai daerah. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dalam menyaksikan perlombaan yang menjadi salah satu hiburan rakyat sekaligus ajang pelestarian budaya lokal.

Bacaan Lainnya

 

Kapolsek Jujuhan AKP Budi Santoso menyampaikan rasa haru dan bangganya terhadap pelaksanaan lomba pacu perahu tahun ini, terutama dengan adanya peserta perempuan yang turut ambil bagian dalam perlombaan di Sungai Batang Asam.

 

“Saya sangat terharu sekali dengan adanya lomba pacu perahu ini, apalagi ada peserta perempuan yang ikut berkompetisi. Ini menjadi hal yang sangat positif,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kearifan lokal yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Selain itu, lokasi wisata pemandian Batang Asam dinilai memiliki potensi besar karena kondisi airnya yang jernih, sejuk, serta lingkungan yang bersahabat bagi pengunjung.

 

“Ini harus dipertahankan sebagai kearifan lokal. Lokasinya sangat strategis, airnya jernih dan sejuk. Kegiatan seperti ini hanya ada di Tanjung Belit untuk wilayah Jujuhan dan Jujuhan Ilir,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga mengimbau kepada seluruh peserta lomba agar selalu mengutamakan keselamatan selama bertanding. Ia berharap kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar tanpa adanya insiden.

 

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan masyarakat yang datang berkunjung agar tetap waspada terhadap keamanan rumah masing-masing saat ditinggalkan.

 

“Kami lihat pengunjung sangat ramai. Kami imbau kepada masyarakat agar selalu menjaga keamanan, terutama saat meninggalkan rumah. Pastikan jendela tertutup dan kompor dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan,” pesannya.

 

Sementara itu, pihak panitia penyelenggara diketahui telah menyiapkan trofi serta uang pembinaan bagi para pemenang lomba sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan prestasi peserta.

 

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan tradisi pacu perahu di Tanjung Belit dapat terus berkembang dan menjadi daya tarik wisata unggulan di Kabupaten Bungo. (Azhar)

Pos terkait