Perkuat Pembinaan Kepribadian, Plt. Kalapas Kelas IIB Muara Bungo Gelar Yasinan dan Salat Berjamaah Bersama Warga Binaan

MUARA BUNGO  – Dalam rangka meningkatkan pembinaan kepribadian dan memperkuat nilai-nilai spiritual warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Bungo menggelar kegiatan pembacaan Surah Yasin yang dilanjutkan dengan shalat Isya berjamaah bersama warga binaan. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Kepala Lapas Kelas IIB Muara Bungo, Hendra Novreli, A.Md.IP., S.H., M.H., didampingi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik), Tiopan Pandapotan, serta Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib), Giyono, beserta jajaran petugas.

 

Setelah sholat magrib dilaksanakan kegiatan pembacaan Surah Yasin yang berlangsung dengan khidmat di Masjid Lapas Kelas IIB Muara Bungo. Seluruh warga binaan mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib sebagai bagian dari program pembinaan kerohanian yang rutin dilaksanakan guna meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.

Bacaan Lainnya

 

Usai pembacaan Surah Yasin, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Isya berjamaah, kemudian diisi dengan tausiah singkat yang mengajak warga binaan untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, serta menjadikan masa pembinaan sebagai momentum untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

 

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kalapas Hendra Novreli menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan merupakan salah satu bentuk pembinaan kepribadian yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter warga binaan agar memiliki akhlak yang baik, meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih bertanggung jawab.

 

Sementara itu, Kasi Binadik Tiopan Pandapotan mengajak seluruh warga binaan untuk senantiasa mengikuti setiap program pembinaan dengan sungguh-sungguh, khususnya pembinaan keagamaan, sebagai bekal dalam memperbaiki diri dan membangun karakter yang lebih baik selama menjalani masa pidana.

 

Di sisi lain, Kasi Adm. Kamtib Giyono menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas melalui peningkatan kesadaran diri, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap seluruh tata tertib yang berlaku.

Menurutnya, pembinaan keagamaan menjadi salah satu sarana efektif dalam membentuk sikap disiplin, mempererat kebersamaan, dan menciptakan suasana Lapas yang aman, tertib, serta kondusif.

 

Melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai keagamaan terus tertanam dalam diri warga binaan, sehingga mampu menciptakan suasana pembinaan yang aman, tertib, dan kondusif, serta mendukung terwujudnya tujuan sistem pemasyarakatan dalam membentuk warga binaan yang sadar hukum, berakhlak mulia, dan siap kembali berperan positif di tengah masyarakat. (Msn)

Pos terkait