Kerinci, Tinta update.com –Hujan lebat yang mengguyur kabupaten Kerinci terutama di kawasan Objek Wisata Air terjun Telun Berasap Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci yang membuat Air Terjun Telun berasap Longsor membuat satu pohon tumbang dan menimpa fasilitas objek wisata.
Pasca kejadian longsor yang terjadi pada Jumat,sekira pukul 11 wib membuat dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci menutup sementara objek wisata Air terjun Telun Berasap menuju lokasi air terjun, karena dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan.
Saat ini kabupaten Kerinci terutama di sekitar objek wisata Air terjun Telun berasap masih terjadi hujan. Sementara itu petugas juga belum melakukan pembersihan dilokasi.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci, Selhanuddin, dikonfirmasi mengatakan bahwa untuk sementara Objek wisata Air terjun Telun berasap untuk menuju ke air terjun ditutup. “Kami sudah turun ke lokasi dan melihat kondisi longsor, memang satu pondok yang baru kita rehab yang paling bawah yang dijadikan lokasi selfie atau biasa tempat warga ambil gambar air terjun rusak tertimpa kayu besar,”jelasnya.
Kadis menambahkan bahwa dirinya telah memerintahkan kepala UPTD pariwisata untuk melakukan pembersihan kayu dan pondok yang rusak. “ Saat ini lokasi objek wisata air terjun Telun berasap menuju ke lokasi air terjun ditutup untuk sementara namun kalau bagian atas tetap buka,”Katanya.
Kadis menambahkan, ditutup sementara dikarenakan dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan tapi semoga saja tidak longsor lagi, yang kedua karena belum di bersihkan material longsor.” Kita akan lakukan pembersihan pasca longsor,”katanya
Dijelaskan Kadis Pariwisata, longsor terjadi dikarenakan memang curah hujan tinggi di lokasi objek wisata air terjun Telun berasap. Untuk kerugian akibat longsor tersebut belum dihitung. “ Kita belum tau berapa kerugian,”katanya.
Sebelumnya Kepala UPTD Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten. kerinci, Usman, mengatakan bahwa kejadian kayu tumbang dan menimpa satu pondok di objek wisata Air terjun Telun berasap terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 11.00 wib.
“Curah hujan tinggi dan lama sehingga terjadi longsor di objek wisata kita dan satu kayu besar terbawa longsor dan menimpa pondok di objek wisata kita,”kata pak Usman (msn)


