MUARA BULIAN — Seorang warga Desa Muara Jangga, Kabupaten Batanghari, Jambi, dilaporkan tenggelam saat sedang mencari kerikil di Sungai Batanghari pada Sabtu (12/07/2025) sore. Korban diketahui bernama Hendra (30), warga setempat, yang hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Informasi dari BPBD Batanghari menyebutkan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 17.10 WIB. Saat itu, Hendra tengah mencari kerikil di sekitar bantaran sungai. Namun, selang beberapa waktu, korban tak kunjung muncul ke permukaan, sehingga warga segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.
Menanggapi laporan itu, Kantor SAR Jambi langsung mengirim satu tim yang terdiri dari enam orang personel rescuer. Mereka membawa berbagai perlengkapan pendukung seperti truk personel, perahu karet, alat keselamatan air (palsar air), drone, serta perlengkapan pencarian lainnya.
Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, menjelaskan bahwa tim Search and Rescue Unit (SRU) KPP Jambi diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 17.30 WIB dan diperkirakan tiba di lokasi pada pukul 21.30 WIB.
“Pencarian langsung dilakukan dengan koordinasi bersama unsur BPBD Batanghari, TNI, Polsek setempat, dan masyarakat sekitar,” ujar Adah.
Memasuki hari kedua, upaya pencarian terus dilanjutkan dengan metode penyisiran menggunakan rubber boat milik tim SAR serta perahu nelayan milik warga. Penyisiran dilakukan hingga sejauh lima kilometer ke arah hilir sungai dari lokasi awal korban dinyatakan hilang.
Situasi di lokasi tampak dipadati warga yang ikut memantau proses pencarian. Arus sungai yang cukup deras serta kondisi air yang keruh menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR dalam menjalankan misi evakuasi.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan. Tim gabungan akan melanjutkan pencarian hingga batas waktu yang ditentukan sesuai standar operasional SAR, sembari tetap berharap korban segera ditemukan dalam kondisi apapun.
Pihak keluarga dan warga sekitar terus memberikan dukungan moral kepada tim yang bertugas di lapangan. Masyarakat pun diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai demi mencegah kejadian serupa terulang. (Msn)


