Bupati Bungo resmi Launching Program Sawit Rakyat dan serahkan bantuan Bibit Gratis ke Warga

MUARA BUNGO –Bupati Bungo H. Dedy Putra didampingi Wakil Bupati Bungo Ustadz Tri Wahyu Hidayat dan juga Kadis TPH dan Perkebunan Bungo Muhammad Hasbi resmi meluncurkan Program Sawit Rakyat (Prowitra) melalui kegiatan tanam perdana dan penyerahan bibit sawit unggul secara simbolis kepada 10 calon petani  .

Acara ini berlangsung di Dusun Mangun Jayo, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Selasa (29/07/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Bungo H. Dedy Putra, Wakil Bupati Ustadz Tri Wahyu Hidayat, serta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPH-Bun) Kabupaten Bungo, Muhammad Hasbi.

 

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Bungo H. Dedy Putra mengungkapkan bahwa Prowitra merupakan program unggulan untuk mendukung petani sawit lokal dengan menyediakan bibit unggul, pupuk dasar, serta alat berat untuk pembukaan lahan.

 

“Alhamdulillah hari ini kita meluncurkan program Sawit Rakyat perdana. Kita serahkan 30.000 bibit sawit unggul secara gratis, lengkap dengan pupuk awal dan fasilitasi alat berat untuk penanaman. Saat ini bibit sudah kita berikan, dan tahap selanjutnya adalah program steking,” ujar Dedy.

Bupati Bungo secara resmi tanam perdana bibit sawit unggul

Ia menambahkan, selama ini masyarakat kesulitan mendapatkan bibit sawit unggul karena harganya yang tinggi, bisa mencapai Rp55.000 per batang. Melalui Prowitra, pemerintah ingin memastikan petani bisa memulai perkebunan sawit meski hanya memiliki 1 hingga 2 hektar lahan.

 

Selain bibit gratis, Pemkab Bungo juga memberikan bantuan pupuk dasar dan memfasilitasi pembukaan lahan menggunakan alat berat milik pemerintah daerah. Namun, biaya bahan bakar alat berat menjadi tanggung jawab petani penerima manfaat.

 

Sementara itu, Kadis TPH dan Perkebunan Bungo, Muhammad Hasbi, menjelaskan bahwa launching perdana dilakukan di lahan 1 hektare dengan penanaman 150 batang sawit di Dusun Mangun Jayo.

 

“Bibit yang diberikan merupakan jenis Tnt Satu asal Batam, berusia 12 bulan, dan secara simbolis diserahkan kepada 10 warga. Selain lokasi ini, program serupa akan dilaksanakan di 11 kecamatan lain dengan koordinasi penyuluh pertanian lapangan (PPL),” jelas Hasbi.

 

Dengan hadirnya Prowitra, Pemkab Bungo berharap produktivitas petani sawit lokal dapat meningkat, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor perkebunan berkelanjutan. (Msn)

Pos terkait