Polsek Tebo Ilir Cek Stok BBM dan Berikan Himbauan Keamanan di SPBU Desa Kemantan

MUARA TEBO, Tinta update.com – Polsek Tebo Ilir melaksanakan kegiatan pengecekan stok bahan bakar minyak (BBM) sekaligus memberikan himbauan kepada manajer dan operator SPBU 24.372.40 Desa Kemantan, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Minggu (15/2/2026) sekira pukul 12.30 WIB.

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Tebo Ilir, yakni Bripka Zukiman, S.H. dan Bripda Richi R, sebagai langkah antisipasi guna memastikan ketersediaan stok BBM serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Bacaan Lainnya

 

Berdasarkan hasil pengecekan, stok BBM di SPBU 24.372.40 Desa Kemantan tercatat sebagai berikut: Pertalite sebanyak 16.000 KL, Pertamax 8.000 KL, Dexlite 4.000 KL, dan Solar 16.000 KL. Secara umum, ketersediaan BBM dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan sejumlah himbauan kepada pihak manajemen dan operator SPBU. Di antaranya agar menertibkan kendaraan yang melakukan pengisian BBM bersubsidi namun tidak dilengkapi standar keselamatan, guna mencegah potensi kebakaran. Selain itu, setiap kendaraan yang mengisi BBM bersubsidi diwajibkan memiliki barcode sesuai ketentuan Pertamina, serta menolak kendaraan yang tidak laik jalan atau menggunakan tangki modifikasi/tidak standar.

 

Kapolsek Tebo Ilir, AKP Adha Fristanto, menegaskan pentingnya mengutamakan keamanan dan keselamatan (safety first) selama proses pengisian BBM. Pengendara diwajibkan mematikan mesin kendaraan, dilarang merokok maupun menggunakan ponsel di area pengisian, serta tidak melakukan modifikasi tangki demi keuntungan pribadi.

 

Selain itu, masyarakat diminta membudayakan antre secara tertib dan memarkir kendaraan dengan rapi agar tidak menghambat arus lalu lintas. Kapolsek juga mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap tindak kejahatan, tidak meninggalkan barang berharga, serta mengunci kendaraan saat turun untuk membayar.

 

Polsek Tebo Ilir turut menegaskan larangan praktik penimbunan BBM bersubsidi dan mengimbau masyarakat mampu agar tidak menggunakan BBM subsidi yang diperuntukkan bagi kalangan ekonomi menengah ke bawah. Apabila ditemukan kecurangan atau pelanggaran, masyarakat diminta segera melapor ke pihak kepolisian.

 

Himbauan ini diperketat menjelang bulan suci Ramadhan guna mencegah kepanikan masyarakat serta memastikan distribusi BBM tetap aman dan tepat sasaran. (Msn)

Pos terkait